Percakapan Bahasa Arab Tentang Pengangguran

Percakapan Bahasa Arab Tentang Pengangguran

Posted on

Halo sob, materi kita kali ini adalah percakapan bahasa Arab tentang pengangguran. Materi ini merupakan materi yang paling pas untuk dibahas karena berada di waktu yang tepat, waktu di mana orang-orang pada pergi berangkat kerja, sedangkan kita lontang-lantung membahas mengenai percakapan bahasa Arab tentang pengangguran hahaaha

Oh ya sob, saya ingin jelaskan sebentar mengenai artikel ini. Artikel percakapan bahasa Arab tentang pengangguran ini isinya cukup mengiris-iris hati dan jiwa  karena di dalamnya bermuatan konten negatif yang bisa membuat Anda kumat atau kejang-kejang. Jika Anda memiliki penyakit hasad dan dengki, saya sarankan Anda membacanya sambil tiarap atau tutup muka sebelum Anda jatuh sakit yang dapat menyebabkan Anda gila wkwkwkw

Sedikit saya kasih bocoran mengenai isi artikel ini. Artikel ini bercerita mengenai nikmatnya hidup pengangguran, artikel ini bercerita mengenai para pengangguran di luar sana yang hidup sejahtera tapi gak kerja, isi artikel di dalamnya disajikan dengan berbagai macam sajian dan gaya bahasa yang cukup saklek, frontal dan agak kasar, beberapa kali dibumbui oleh muatan nasehat dan motivasi yang dapat membangkitkan jiwa dan raga.

Bagi orang yang open minded, artikel ini akan memberikan efek yang positif, namun bagi yang baperan dan punya penyakit hati, artikel ini bisa membuat Anda stroke mendadak. Oleh karenanya, waspadalah! Waspadalah!

Tidak usah panjang lebar, berikut saya sajikan percakapan bahasa Arab tentang pengangguran!

عادِل
مَتَى تَنامُ يا سَعْدُ؟
Adil: Kapan ente tidur wahai Sa’ad?

سَعْدُ
أَنامُ كُلَّ يَوْمٍ فِي الصَّباحِ بَعْدَ صَلاةِ الفَجْر. كُلَّما تَرَى الآخَرِينَ يَغْدُونَ فِي كُلِّ الصَّباحِ لِلعَمَلِ، تَرى هؤُلاءِ فيِ الشَّارِعِ يَغْدُونَ بِكُلِّ تَعْبٍ دائِمٍ، وَأنا نَائِمٌ عَلى فِرَاشِ الجَنّة، مُسْتَغْرِقٌ فِي نَوْمٍ عَمِيْقٍ وَ مَنامٍ طَيِّبٍ
Sa’ad: Ane selalu tidur di pagi hari setelah shalat subuh. Setiap kali ente melihat orang-orang pergi kerja pada pagi hari macet-macetan, tapi setiap pagi justru ane tidur di surga, tenggelam dalam tidur yang lelap dan mimpi indah.

Baca juga  Percakapan Bahasa Arab Tentang Makanan dan Artinya

عادِل
عَجِيب، أَمْرٌ خارِقٌ لِلْعادَةِ، لا يُتَصَوَّر. أَلا تَعْمَل؟
Adil: Gila… Gak masuk akal banget. Terus gak kerja?

سَعْدُ
كَلّا. أنا مُتَعَطِّلٌ مَبْسُوطٌ
Ogah! Ngapain kerja? Ane kan pengangguran sejahtera wkwkwk :v

عادِل
مُتَعَطِّلٌ مَبْسُوطٌ و لاَ تَعْمَلُ شَيْئاً؟ لا أفْهَم، كَيْفَ تَكُونُ ذَلِك؟
Gak kerja tapi jadi pengangguran sejahtera? Gak paham ane, gimana ceritanya?

سَعْدُ
الرِّزْقُ مِنَ الله و الرِّزْقُ بِيَدِ الله. ألا تَعْلَم حَقِيْقَةَ الحَياةِ و العَمَلِ؟ فأنْتَ كَا الْعالِمِ مَثَلاً، تَسْتَحِقُّ الإحْتِرام مِنَ الآخَرينَ لِشَيءٍ مِنْ عِلْمِكَ، تأتِيْ إلَى الشَّرِكَةِ أَوِ المَدْرَسَةِ بِنِيَّةٍ حَسَنَةٍ لِلتَّعْلِيمِ و لِمُعاوَنَةِ تَطْوِيرِ الشَّرِكَةِ و الْمَدْرَسَةِ، بِمِثْلِ هذا الحال لا شَكَّ واجِبٌ عَلَيْهِمْ أَنْ يَحْتَرِمُوكَ. فَما بالُ أُناسٍ يَخْذُلُونَكَ و يَجْعَلُونَكَ هَيِّناً؟ فَخُرُوجُكَ مِنْ ذلِكَ المَكَّان الخَبِيث أحْسَن بِكَثيْرٍ مِنْ أَن تَعْمَلَ لهُمْ، فَتُصْبِحُ بَعْدَ ذلك فَنّاناً مُتَعَطِّلاً مَبْسُوطاً. فَأَيُّ حَياةٍ أَطْيَبُ مِنْ أَنْ تَكُونَ مُتَعَطِّلاً مَبْسُوطاً؟ لا تَغْتَرّ بِمَنْ حَوْلَك، فَإِنَّ لَيْسَ كُلَّ مُتَعَطِّلٍ غَبِيٌّ وَ ليْسَ كُلَّ عامِلٍ ذَكِيٌّ
Rizki itu milik Allah, semuanya berada di tangan Allah. Kaya ente gak tau aja betapa busuknya lingkungan kerja di luar sana! Ente taruhlah sebagai seorang yang berilmu, ente berhak untuk dihormati oleh orang lain karena ilmumu, kemudian ente datang ke perusahaan atau ke sekolahan dengan tujuan untuk mentransfer ilmu dan memajukan perusahaan maupun sekolahan tersebut. Gak diragukan lagi, sudah seharusnya ente dihormati karena ilmumu dan partisipasimu, ente sangat layak 100% menjadi raja di situ. Lantas gimane jika pada akhirnya ente justru malah diinjek-injek dan dihinakan? Keluar dari situ kemudian jadi seniman dengan menghabiskan waktu untuk terus berkarya dan hidup nganggur itu jauh lebih baik daripada ente jadi babu ditempat yang hina. Nganggur lontang-lantung kek nyamuk lebih mulia dibanding kehormatanmu diinjak-injak para keparat.

Baca juga  Percakapan Bahasa Arab Perkenalan Atau Taaruf

Gak usah minder dengan orang-orang di luar sana, ente lihat gak setiap orang yang nganggur itu bodoh, dan gak setiap orang yang berkarir itu pintar, banyak juga orang-orang yang berkarir itu goblok, gak bisa menghormati orang yang berilmu. Banyak orang-orang hebat yang lebih memilih menjadi pengangguran daripada mennyerahkan kehormatan mereka untuk diinjak-injak demi duit yang tidak seberapa. Kehormatanmu jauh lebih berharga daripada duit yang kamu terima setiap bulannya.

عادِل
طَيِّب. أُوافِقُ عَلَى هذا، و لكِنْ فِي شَيْء من الْمَسْأَلةِ لا أَفْهَمُها. كَيْفَ تَكُونُ مَبْسُوطاً وَ أنْتَ لاَ تَعْمَل؟
Ok bro! Ane setuju itu. Tapi ane kurang paham, gimana bisa pengangguran sejahtera tapi gak kerja?

سَعْدُ
يا أَخِي، اسْتَخْدِمْ ما أَعْطاكَ الله مِنْ قُدْرَةِ التَّفْكِيْر! فَكَما تَرَى أَنَّ الطَّرِيقَ إِلى رُوما تَجِدُها كَثِيرةً وَمُخْتَلِفَةً كَذلِكَ الطَّرِيق لِكَسْبِ الرِّزْقِ. أَهَمُّ شَيء هُوَ تَقْوى الله و مُعاوَنَةُ كُلَّ مَخْلُوقٍ ضَعِيف. ألا تَسْمَعْ قَوْلَ الله و قَوْلَ الرَّسُولِ عَنْ هذه المَسْأَلَةِ؟ ذَكَرَ الله فِي سُورَةِ الطَّلاق: “وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ”، وَ ذَكَرَ الرَّسُولِ: “وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ”. ثِقْ بِااللهِ و تَوَكَّلْ عَلَى الله ثُمَّ اعْملْ! فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِما خُلِقَ لَهُ
Damn! Coba mikirlah! Kaya ente gak tau aja, jalan menuju roma itu banyak, jalan buat cari duit pun sama banyaknya. Yang terpenting ente terus bertakwa kepada Allah dan senantiasa membantu orang-orang yang rapuh di sekitarmu dan yang sangat membutuhkan pertolongan. Apa ente gak pernah denger firman Allah dalam surat At-Thalaq? “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan memberikan jalan keluar baginya, dan memberinya rejeki dari jalan yang tidak disangka-sangka”. Sabda Rasulullah tentang masalah ini juga kudu ente cermati, “Bahwa Allah senantiasa menolong hambanya selamanya hambanya menolong saudaranya”. Percayalah saja kepada Allah, bertawakkallah, kemudian beramallah! Yakinlah kalo memang ente ditakdirin jadi pengangguran sejahtera kek ane, pasti akan dimudahkan juga jalannya!

Baca juga  Percakapan Bahasa Arab Tentang Aktifitas Sehari-hari

عادِل
طَيِّب، جَزاك اللهُ خَيْراً عَلَى حُسْنِ تَعْلِيْمِكَ
Ok lah kalo gitu bro! Makasih banyak ya atas sharingnya!

سَعْدُ
وَ إِيّاك. أَسْتَأْذِنُكَ، حَانَ وَقْتُ الذِّهابِ إِلى الجَنَّةِ لِلنَّومِ
Sama-sama coy! Ane duluan yak! Udah waktunya pergi ke surga nih buat tidur sepuasnya! Wkwkwkwkw :v Maklum pengangguran!

Ya, berakhirlah percakapan bahasa Arab tentang pengangguran. Saya gak tau apa reaksi kamu setelah baca artikel ini, yang jelas kalo situ golok, saya lebih baik menghindar aja, ntar ane dibacok lagi kalo gak sengaja nyenggol wkwkwkw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *